Diantaranya yakni 18 yang tewas adalah berprofesi sebagai anggota Demokratik Suriah, 12 anggota militer Suriah, dan satu orang jurnalis dari total 25 serangan yang di lakukan atas persetujuan Presiden Erdogan oleh para militer Turki.
Serangan yang di lakukan oleh para militer Turki di wilayah Kurdi Suriah Utara tersebut telah berhasil menghantam dan menghancurkan Provinsi Raqa, Hassakeh, dan Aleppo.
Para pejabat dan pemerintah daerah otonom Kurdi di timur laut Suriah juga telah memberikan konfirmasi dan sejumlah laporan terkait penyerangan yang di lakukan oleh militer Turki.
Pemerintah Suriah melaporkan bahwasanya jumlah korban tewas di wilayah Timur Laut Suriah hingga kini terhitung mencapai 29 orang, yang mana korban terdiri dari dari 11 warga sipil, 15 anggota militer Suriah, dua penjaga silo, dan satu orang tewas pejuang Kurdi.
Tak hanya sampai disitu, para pejuang Kurdi dan juga Pasukan Demokratik Suriah (SDF) mengatakan bahwa Turki juga melakukan serangan di dua desa di wilayah militan Kurdi lainnya yang banyak dihuni oleh para pengungsi internal di Suriah utara pada Sabtu (19/11) malam.***
Artikel Terkait
Tak ingin kalah dari Turki, Irak kembali berlakukan wajib militer untuk memperkuat pertahanan negara
Ledakan bom hantam Istanbul Turki tewaskan 6 orang, Erdogan: ini aksi terorisme yang targetkan jantung kota
Erdogan hormati bantahan Putin terkait ledakan di Polandia
Putin apresiasi Erdogan yang menghargai Rusia terkait ledakan di Polandia
Deretan pemimpin dunia yang hadiri pembukaan Piala Dunia 2022 Qatar dari Erdogan sampai Sekjen PBB