Aplikasi undangan nikah digital kuras rekening dibuat mahasiswa asal Pinrang

- Sabtu, 4 Februari 2023 | 07:37 WIB
Ilustrasi pencurian data melalui handphone. (Freepic)
Ilustrasi pencurian data melalui handphone. (Freepic)

JAKARTA INSIDER - Sempat viral di media sosial peringatan tidak mengunduh kiriman undangan pernikahan di aplikasi Whatsapp (WA) yang bisa mengakibatkan rekening dikuras.

Kiriman undangan pernikahan digital ini merupakan modus penipuan yang apabila diklik, pelaku akan dengan mudah untuk mengakses data-data SMS, termasuk bisa membobol mobile banking korban.

Yang menjadi korban sudah cukup banyak dan sudah melaporkan ke pihak kepolisian.

Baca Juga: Serangan Israel dibalas roket para pejuang Palestina di Gaza, pertempuran makin sengit!

Menurut Bareskrim Polri, sejak akhir tahun 2022, sudah ada 29 laporan terkait kasus penipuan berkedok modifikasi file.apk.

Adapun yang dimaksud file.apk (Android Package Kit) merupakan format file yang digunakan untuk pemasangan aplikasi di Smartphone yang berbasis Android.

Dikutip JAKARTA INSIDER dari tribaratanewsbantul.id, Kasi Humas Polres Bantul Iptu I Nengah Jeffry Prana Widyana, mengatakan kasus penipuan tersebut mirip dengan penipuan online berbentuk resi pengiriman paket yang pernah terjadi di wilayah Bantul.

Baca Juga: Tak kuasa menahan tangis saat teringat kekejaman Ferry Irawan, keluarga ingin Venna Melinda buka lembaran baru

Apabila korban mengklik atau membuka file dokumen tersebut, sama aja korban menginstal dan akan mengambil data kredensial OTP (One Time Password) dari perangkat.

“Setelah berhasil mencuri OTP, maka akan terjadi perpindahan akun m-Banking dari ponsel korban ke ponsel pelaku. Sehingga pelaku dengan leluasa menguras rekening m-Banking korban,” ujar Jeffry Prana Widyana.

Berdasarkan laporan korban, tim cyber Mabes Polri mulai melakukan penelurusan dan pelacakan pengirim undangan pernikahan.

Baca Juga: Ferry Irawan kejam! Ternyata begini kronologi sebenarnya kasus dugaan KDRT yang dialami Venna Melinda

Akhirnya, Tim Siber Mabes Polri berhasil menangkap seorang mahasiswa berinisial IA (20), warga kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel), pembuat aplikasi undangan pernikahan digital.

"Pembuatnya sudah ditangkap Tim Siber Mabes Polri. Masih dilakukan pendalaman apakah ia bekerja sendiri atau ada pihak-pihak lain yang terlibat", jelas Kasubbid Siber Ditreskrimsus Polda Sulsel, Kompol Sutomo. (1/2/23).

Halaman:

Editor: Jeki Purwanto

Sumber: antaranews.com, tribatanews.polri.go.id, tribatanewsbantul.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X