Penyidik berhasil ungkap Budiyanto, satu dari empat jasad membusuk di Kalideres menjalankan ritual tertentu

- Selasa, 29 November 2022 | 19:22 WIB
Polisi terus kerja keras untuk mengungkap misteri kematian 4 jasad, di Kalideres, Jakbar. (Foto : chandrapopfm)
Polisi terus kerja keras untuk mengungkap misteri kematian 4 jasad, di Kalideres, Jakbar. (Foto : chandrapopfm)

JAKARTA INSIDER - Makin terkuak penyebab kematian empat jasad di Perumahan Kalideres, Jakarta Barat.

Polisi menemukan fakta bahwa Budiyanto Gunawan (69) ternyata suka menjalani ritual tertentu.

Hal ini disebutkan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hengki Haryadi.

"Ritual yang dijalankan Budiyanto ini karena adanya suatu belief dalam keluarga tersebut, bahwa upaya untuk membuat kondisi lebih baik atau mengatasi masalah yang terjadi dalam keluarga," ujar Hengki, Selasa (29/11/2022).

Budiyanto jadi orang yang paling berpengaruh untuk mempengaruhi anggota keluarga lainnya.

Mereka diajak untuk ikut ritual kepercayaan yang sudah dijalankan Budiyanto.

Baca Juga: Dibuat kaget dengan jeritan Alyssa Soebandono, Dude Harlino buru buru dekap, ternyata Alyssa takut sama ...

Budiyanto sendiri adalah adik dari Rudianto Gunawan (71), ipar dari Renny Margaretha (68) dan paman Dian (42), yang ikut tewas pada Kamis (10/11/2022) lalu.

"Ada kecenderungan salah satu keluarga yang dominan, yang mengarah kepada almarhum Budiyanto, yang bersangkutan memiliki sikap positif terhadap aktivitas ritual tertentu," sebut Hengki.

Namun Hengki belum bisa menjelaskan ritual kepercayaan apa yang sudah dijalankan Budiyanto.

Ia juga belum mau mengungkapkan apakah ritual yang dimaksudnya adalah melaparkan diri hingga meninggal dunia atau ada jenis ritual lainnya.

Hengki menegaskan, penyidik tinggal mengungkap penyebab kematian satu keluarga ini. Penyidik masih meneliti hal tersebut melalui kerja sama dengan petugas laboratorium forensik.

Baca Juga: Simak penjelasan dokter soal badan kurus seperti Alyssa Soebandono, faktor penyebab dan cara mengatasinya

"Mengenai sebab-sebab kematian, kami sedang menanti hasil dari pemeriksaan patologi anatomi yang saat ini sedang di dalami para ahli kedokteran forensik gabungan," ujar Hengki.

Halaman:

Editor: Ari Utari JI

Sumber: Kompas

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X