Sangkal ibunya sudah jadi mayat, Dian korban 4 jasad membusuk, kerap sisiri rambut dan beri susu ke ibunya

- Selasa, 22 November 2022 | 21:01 WIB
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Hengky Haryadi dalam konferensi pers yang digelar Senin (21/11/2022) malam. (tribunnews)
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Hengky Haryadi dalam konferensi pers yang digelar Senin (21/11/2022) malam. (tribunnews)

JAKARTA INSIDER - Penyidik polisi mengataan Reni Margareta diyakini telah meninggal sejak Mei 2022, atau 6 bulan sebelum keempat mayat ditemukan warga pada 10 November 2022.

Ini berarti Dian dan Rudianto yang kerap disaksikan warga masih beraktivitas pada periode 2 hingga 3 bulan, sebelum ditemukan tewas.

Mereka sempat hidup bersama mayat dari ibu dan istri mereka.

Dua jenazah tersebut diperlakukan seperti manusia hidup.

Dian yang saat itu masih hidup bahkan masih memberi susu hingga menyisiri rambut Reni Margareta, meski sang ibu dalam keadaan tak bernyawa.

Hal itu diungkap oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi dalam konferensi pers yang digelar Senin (21/11/2022) malam, dikutip dari tayangan Tribunnews, Selasa (22/11/2022).

Baca Juga: Kesaksian Khamim Zarkasih Putro senior Anies saat di HMI, Anies Baswedan kriteria lengkap sebagai pemimpin

"Dan kami minta bukti pada 13 Mei dimana kalau memang saudara datang pada tanggal 13 Mei. Pada saat pegawai koperasi simpan pinjam itu datang ke rumah, sudah jadi mayat. Jawaban Dian ibu saya masih hidup, tiap hari masih berikan susu sambil menyisir rambutnya yang rontok," ujar Hengki.

Jadi ini petunjuk pertama, sebut Hengki, kedua, hasil digital forensik menemukan di dalam rumah ada dua hp yang digunakan oleh empat korban.

Halaman:

Editor: Ari Utari JI

Sumber: Tribunnews

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X