Menurut laporan Dubes Indonesia untuk Turki ada 12 wilayah yang terdampak langsung gempa Turki, yakni Adana, Adyaman, Kahramanmaras, Gaziantep, Diyarbakir, Hatay, Kilis, Sanliurfa, Malatya, Osmaniye, Elazig, dan Elbistan.
Di berbagai wilayah tersebut, diperkirakan terdapat sekitar 500 WNI yang sebagian besar merupakan pelajar, pasangan menikah dengan warga setempat, serta pekerja di organisasi internasional yang beroperasi di perbatasan Turki-Suriah.
"Duta Besar Indonesia untuk Turki Lalu Muhammad Iqbal menyampaikan kepada seluruh masyarakat Indonesia yang memiliki kerabat di luar kota terdampak tersebut agar tidak perlu terlalu khawatir, terutama yang berada di Istanbul, Ankara, Bursa, karena jauh dari lokasi gempa.
Baca Juga: Derita warga Suriah, di tengah perang saudara dan krisis kemanusiaan kini dilanda gempa bumi
Karena itu, tidak perlu menelpon hotline KBRI jika tidak ada hal yang penting, karena hotline dikhususkan bagi keluarga yang ingin mencari tahu keberadaan saudaranya yang tinggal di kota terdampak," ujarnya.
Seperti diketahui, gempa bermagnitudo 7.4 mengguncang Turki pada Senin (6/2) sekitar pukul 04.17 waktu setempat atau 08.17 WIB.
Pusat gempa berada di Provinsi Kahramanmaras, sekitar 600 km sebelah tenggara Ankara. Kemudian, terjadi dua kali gempa susulan dengan magnitudo 6,4 dan 6,5 di Provinsi Gaziantep, sekitar 700 km sebelah tenggara Ankara.***
Artikel Terkait
Putus dengan mantan kekasihnya yang diduga gay, kini Kiky Saputri bahagia karena dipersunting Muhammad Khairi
Rezky Aditya dilaporkan Ustadz Juliana atas video asusila, bahkan kuasa hukum sampaikan sudah masuk tahap ini!
Derita warga Suriah, di tengah perang saudara dan krisis kemanusiaan kini dilanda gempa bumi
Putra Siregar tidak hadir dalam sidang mediasi tanpa alasan jelas, Septia Siregar beri kesempatan terakhir
Perdana Menteri Malaysia turut berduka cita kepada Turki dan Suriah akibat gempa maut yang memakan ribuan jiwa