Viral siswi SMA di Sumsel nyaris lumpuh usai mendapat tindakan bullying, keluarga malah saling lapor

- Rabu, 25 Januari 2023 | 12:59 WIB
Siswi SMA di Sumatera Selatan Nyaris Lumpuh Usai menjadi Korban Perundungan
Siswi SMA di Sumatera Selatan Nyaris Lumpuh Usai menjadi Korban Perundungan

JAKARTA INSIDER - Kisah perundungan atau bullying yang dialami siswi kelas 1 SMA Negeri 2 Desa Talang Benteng, Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan menjadi viral di sosial media.

Pasalnya tindakan perundungan yang berujung kekerasan ini mengakibatkan korban mengalami luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit. Tak hanya itu, ayah korban menyebut sang anak nyaris lumpuh.

Dari video yang viral di sosial media, adapun korban bullying mengalami tindakan kekerasan seperti diinjak, dijambak hingga diseret beberapa meter. Sempat meminta tolong pada teman-temannya, namun aksi perundukan malah semakin menjadi.

Baca Juga: Jangan harap asam urat sembuh, jika terus konsumsi makanan ini dr Saddam Ismail beri peringatan

Dikutip JAKARTA INSIDER dari PMJ News yang diakses pada Rabu 25 Januari 2023, usai meminta tolong, korban lalu digigit dan ditendang rusuknya hingga kesulitan untuk bernapas. Video amatir berdurasi 53 detik yang viral di sosial media Twitter tersebut menunjukkan dua siswa melakukan penganiayaan dengan kondisi yang memperihatinkan.

Lebih lanjut saat berada di tempat kejadian, tindakan perundungan ini ditonton oleh beberapa siswi lain sambil merekam. Tampak jelas, tubuh korban ditindih dan rambutnya dijambak serta diseret sampai ditendang.

Kondisi terkini, korban mengalami luka yang cukup serius. Bahkan dilaporkan tidak dapat beranjak dari tempat tidurnya dan sesekali mengalami muntah.

Baca Juga: Ariel Noah pamer main LEGO, netizen dibuat gagal fokus: Ya ampun semakin meresahkan....

"Untuk makan pun susah, karena muntah-muntah. Selain dijambak, dada keponakan saya juga ditendang oleh pelaku. Kami minta kasus ini diproses,” ujar paman korban, Heriyadi.

Sementara itu, keluarga korban juga telah melaporkan peristiwa penganiayaan ini ke Polres Empat Lawang. Keluarga berharap para pelaku dihukum setimpal dengan perbuatan bullying hingga berujung nyaris lumpuh ini.

Ditemui pada kesempatan lain, Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Empat Lawang AKP Hidayat mengatakan, pihak korban dan pelaku sempat dimediasi perangkat desa setempat.

Baca Juga: Jangan harap asam urat sembuh, jika terus konsumsi makanan ini dr Saddam Ismail beri peringatan

Mediasi tak menemukan kesepakatan. Pasalnya, salah satu pelaku mengaku sudah ditampar oleh LN, salah satu kerabat dari korban. Kedua keluarga pun akhirnya sama-sama membuat laporan ke polisi.

“Kami menerima dua laporan, dari korban dan pelaku,” pungkas AKP Hidayat.

Halaman:

Editor: Jeki Purwanto

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X