Indonesia dengan melalui Kementerian Pertahanan pada 14 Februari 2018 silam telah menandatangani kontrak untuk pembelian jet tempur Su-35 dari Rusia.
Yang mana berjumlah 11 pesawat jet tempur yang disetujui oleh Indonesia dengan harga senilai 1,14 milliar Dolar AS.
Akan tetapi, hingga mencapai tahun 2023 kontrak tersebut belum dalam direalisasikan oleh Indonesia dan Rusia.
Diketahui bahwasanya adanya tekanan dari pihak Amerika Serikat yang membuat Rusia belum mampu mengirimkan jet tempur Su-35 kepada TNI AU.
Diketahui bahwasanya semenjak perang Rusia dan Ukraina meletus, hubungan Rusia dan Amerika Serikat juga ikut berimbas menjadi lawan.
Pihak Amerika Serikat yang juga memiliki hubungan baik dengan Indonesia menjadi penghambat Rusia mengirimkan jet tempur Su-35.
Rusia dan Indonesia juga mempunyai hubungan baik, namun adanya ancaman dari Amerika Serikat membuat pengiriman Su-35 belum mampu terealisasi hingga sekarang.
Direktur Dinas Federal Rusia untuk kerja sama teknik dan militer, Dmitry Shugaev mengatakan bahwasanya Rusia tidak punya masalah dengan Indonesia.
Akan tetapi, Ancaman Amerika Serikat yang mampu membuat Indonesia hancur menjadi pertimbangan bagi pihak Rusia.***
Artikel Terkait
Bukan hanya Iran, ini dia perusahaan jet tempur Pakistan yang jadi musuh baru Amerika Serikat dan Israel
Putin ngamuk tank milik Rusia dibakar habis oleh pasukan Zelenskiy, kerahkan ranpur MRAP VPK-Ural di Ukraina
Mengenang aksi lucu 2 bocah cilik di pernikahan royal akbar Kaesang dan Erina, sukses curi perhatian netizen!
Perusahaan Rheinmetall siap produksi tank tempur utama KF51 Panther lebih ganas dari Leopard untuk Ukraina
Resep sambal mangga ala Devina Hermawan, jadikan list menu pelengkap berbuka puasa, bikin nagih dan nambah!