“Inklusi keuangan adalah hak dasar masyarakat yang harus dipenuhi dan merupakan tanggung jawab kita bersama. Dengan adanya kegiatan Bulan Inklusi Keuangan sebagai agenda nasional setiap tahunnya diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan dalam rangka pemenuhan dan peningkatan akses keuangan bagi seluruh masyarakat Indonesia”.
Tidak hanya masyarakat umum, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia yang terus bertambah setiap tahun dan berdampak besar bagi perekonomian Indonesia, juga menjadi perhatian khusus pada kegiatan FinExpo BIK 2022.
Adanya permasalahan dan kendala yang dialami UMKM pada masa pandemi Covid-19, mendorong para LJK untuk memberikan wadah bagi UMKM untuk bangkit dari keterpurukan.
Baca Juga: Sirah Nabawiyah, tindakan Quraisy memblokade perluasan Islam dengan mengancam Abu Thalib
Selain itu, Wani Sabu mengatakan bahwa kegiatan Business matching pada kegiatan FinExpo BIK 2022 diharapkan dapat meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan peserta tentang kewirausahaan sekaligus memberi motivasi untuk mengembangkan usaha para pelaku UMKM untuk bertahan dan beradaptasi pada kondisi apapun” imbuh Wani.***
Artikel Terkait
Estafet kepemimpinan, berikut sederet anak konglomerat Indonesia jadi penerus takhta perusahaan keluarga
Update harga emas hari ini Senin, 24 Oktober 2022 yang terus merangkak naik, antam mulai Rp541 ribu
Ide jualan kekinian: resep burger lipat
Lowongan kerja terbaru Oktober 2022: dibuka 22 posisi lulusan D3/S1 di Trans7
Suku bunga acuan Bank Indonesia naik lagi jadi 4,75 persen, hal ini makin mempersulit masyarakat?