KPK sidik dugaan korupsi pembangunan kantor DPRD Morowali Utara

- Senin, 21 November 2022 | 20:36 WIB
Pembangunan gedung DPRD Morowali Utara diduga ada penyimpangan korupsi.(Journal Telegraf)
Pembangunan gedung DPRD Morowali Utara diduga ada penyimpangan korupsi.(Journal Telegraf)

JAKARTA INSIDER - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyidik dugaan korupsi pengadaan, terkait pembangunan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali Utara, Sulawesi Tengah (Sulteng).

"KPK saat ini melakukan penyidikan perkara dugaan korupsi pengadaan terkait pembangunan Kantor DPRD di Pemkab Morowali Utara. Jadi, pasalnya adalah pasal yang berhubungan dengan kerugian keuangan negara," kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin, (21/11/2022).

Ia mengatakan bahwa kasus tersebut sebelumnya ditangani oleh Tim Penyidik Polda Sulteng dan KPK melalui Kedeputian Koordinasi dan Supervisi melakukan pengambilalihan.

Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ingatkan warga Cianjur waspada akan terjadinya gempa susulan

"Jadi, setelah dilakukan koordinasi kemudian supervisi disimpulkan bahwa perkara ini harus diambil alih KPK sesuai dengan ketentuan Pasal 10 huruf a Undang-Undang KPK. Artinya, mekanisme proses itu sudah berlangsung, maka saat ini perkara diselesaikan oleh KPK," ujar Ali.

Saat ini, lanjut dia, proses pengumpulan alat bukti sedang dilakukan, di antaranya dengan memanggil dan memeriksa berbagai pihak sebagai saksi bertempat di Polda Sulteng.

Baca Juga: Ketua PMI Jusuf Kalla instruksikan PMI turun ke lapangan bantu korban dan rehabilitasi rumah

"Adapun para saksi yang telah diperiksa sejauh ini, antara lain dari pihak Pemkab dan DPRD Kabupaten Morowali Utara serta pihak swasta," ucap dia.

KPK akan mengumumkan secara detail pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka maupun konstruksi perkara setelah penyidikan dirasa cukup.

Halaman:

Editor: Ari Utari JI

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X