Kapuspenkum Kejaksaan Agung: Pentingnya jaringan antar lembaga dan media dalam peningkatkan public trust

- Rabu, 26 Oktober 2022 | 20:21 WIB
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Dr. Ketut Sumedana. (Dok. Puspenkum Kejaksaan Agung)
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Dr. Ketut Sumedana. (Dok. Puspenkum Kejaksaan Agung)

JAKARTA INSIDER - Dalam Focus Group Discussion (FGD) yang dihadiri oleh jajaran Bidang Intelijen dan Bidang Pengawasan di Kejaksaan seluruh Indonesia baik secara langsung maupun virtual, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Dr. Ketut Sumedana sebagai narasumber menyampaikan networking antar lembaga bukan saja mempermudah komunikasi dan koordinasi, tetapi harus memanfaatkan dalam membangun jejaring intelijen dan penyebaran berita positif mengenai Kejaksaan Agung.

Kapuspenkum Kejaksaan Agung juga mengatakan jaringan media juga perlu diperluas sampai ke daerah dan saat ini Kejaksaan Agung memiliki grup media yang beranggotakan lebih dari 800 media baik media online, media massa, termasuk media televisi sehingga pemberitaan menjadi masif juga cepat tersampaikan ke masyarakat secara update, akurat, cepat dan tepat.

Baca Juga: Hadapi tantangan ekonomi, FinExpo 2022 jadi solusi dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan

Di samping itu, grup ini dapat mendeteksi dini atau memitigasi pemberitaan yang negatif mengenai jajaran Kejaksaan.

Jadikan humas dan penkum ini tidak saja responsif tapi juga media darling yang selalu sabar melayani awak media, friendly dan menyampaikan hal-hal baik untuk meningkatkan kepercayaan publik (public trust).

Baca Juga: Heboh! Tentara Rusia tinggalkan wilayah Balaklia dan beri bocoran taktik perang Putin dalam sebuah buku tulis

“Di era keterbukaan ini, kita seperti aquarium dimana semua bisa melihat, mengomentari dan menilai Kejaksaan. Oleh karenanya, sudah menjadi tugas kita untuk menyajikan hal-hal positif dan baik tentang kinerja Kejaksaan sehingga mindset media ke masyarakat juga sama seperti yang kita harapkan,” ujar Kapuspenkum Kejaksaan Agung.

Kapuspenkum Kejaksaan Agung mengatakan pemanfaatan media adalah hal yang urgent dalam segala hal karena tugas media yang membangun citra Kejaksaan ke masayarakat baik itu media sosial maupun media elektronik.

Baca Juga: Ide jualan laris manis: resep seblak bandung kuah

Maka dari itu, jangan ragu, takut dan pelit untuk membagikan informasi yang baik dan positif.

Jadikan media sebagai sahabat sekaligus teman kerja dalam rangka kolaborasi publikasi kinerja Kejaksaan.

Selanjutnya, Kapuspenkum Kejaksaan Agung mengatakan Satgas 53 sebagai penegak disiplin dan integritas diharapkan juga bisa menjadi sumber berita yang positif bagi Kejaksaan, paling tidak seperti harapan Bapak Jaksa Agung.

Baca Juga: Nikita Mirzani ditahan Kejari Serang, Freddy D Simanjutak: Penahanan sudah beralih ke kejaksaan

Kehadiran Satgas 53 disamping berfungsi sebagai peringatan dini, dapat juga memitigasi segala persoalan oknum Kejaksaan sehingga fungsi-fungsi pencegahan dalam rangka menekan perbuatan tercela, penyalahgunaan wewenang serta indisipliner pegawai tidak ada lagi (K.3.3.1).***

Editor: Suci Arin Annisa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

JD.ID tutup, begini cara tarik dana dari JD Balance

Rabu, 1 Februari 2023 | 16:52 WIB

JD.ID tutup, benarkah karena bangkrut?

Rabu, 1 Februari 2023 | 16:37 WIB
X